METODE PERHITUNGAN

METODE PERHITUNGAN

BAGI HASIL SIMPANAN BANK SYARIAH

 

Ada dua metode perhitungan bagi hasil yaitu yaitu Profit & Loss Sharing dan Revenue Sharing. Namun pada perbankan syariah metode perhitungan yang sering digunakan dalam perhitungan bagi hasil simpanan nasabah adalah metode Revenue Sharing. Dalam perhitungan bagi hasil, bank syariah biasanya menggunakan konsep HI 1000 yang merupakan perhitungan hasil investasi atas setiap Rp.1000 dana nasabah (DPK) yang dikelola oleh bank syariah. Hal ini digunakan untuk memudahkan nasabah dalam memahami cara perhitungan bagi simpanannya. Selain itu, penggunaan konsep HI 1000 dimaksudkan untuk menghindari penggunaan % yang sering dikonotasikan dengan bunga. Berikut contoh perhitungan bagi hasil pada bank syariah dengan menggunakan metode Revenue Sharing dan konsep HI 1000;

 

Misal PT. Bank Insan Mulia Syariah menyampaikan laporan ikhtisar perhitungan  bagi hasil sebagai berikut:

PT. BANK INSAN MULIA SYARIAH

IKHTISAR PERHITUNGAN BAGI HASIL

PERIODE MARET 2011

           
A. PENGGUNAAN DANA

Saldo rata-rata

 

Pendapatan

  1. Pembiayaan       52.000.000.000            568.000.000
  2. Penempatan Pada BankIndonesia           900.000.000             60.000.000
  3. Penempatan Pada Bank Syariah Lain       11.600.000.000             50.000.000
  4. Total       64.500.000.000            678.000.000
           
 B. SUMBER DANA

Saldo rata-rata

 

Bagi Hasil

  1.  Dana Pihak Ketiga       50.500.000.000            551.615.385
  2.  Modal       14.000.000.000            126.384.615
  3.  Total       64.500.000.000            678.000.000
           

 

Maka tahap perhitungan bagi hasil nasabah adalah:

  1. Menghitung pendapatan bagi hasil porsi DPK

Bagi Hasil DPK  = (DPK/Pembiayaan) x Pendapatan pembiayaan

                        = ( 50.500.000.000 / 52.000.000.000 ) x 568.000.000,-

                        = Rp.551.615.385,-

 

  1. Menghitung nilai HI 1000

HI 1000            = (Bagi Hasil DPK / DPK) x 1000

                        = (551.615.385/50.500.000.000) x 1000

                        = 10,923

  1. Menghitung bagi hasil nasabah

Jika Nasabah A memilik tabungan Ceria dengan nisbah bagi hasil 0,3 : 0,7 (yang lebih disebutkan adalah porsi nasabah) dan saldo rata-rata selama bulan maret sebesar 10 juta, maka bagi hasil nasabah A adalah:

Bagi hasil Nasabah A       = Saldo Rata2 x nisbah x HI 1000 / 1000     

                                    = 10.000.000 x 0,3 x 10,923/1000

                                    =  Rp.32.769,-

 

Equivalen Rate               = bagi hasil nasabah / saldo rata-rata  x 12

                                    = 32.769 /1.000.000 x 12

                                    = 3,9% pa. (setara 3,9% per tahun)

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: